sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2823349
Monday, February 1, 2010
Beginilah Jika Ide Brilian Ketemu Fotografer Jenius!
sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2823349
Beberapa benda yang akan berubah di masa depan
^^ SEPEDA
^^ MOTOR
^^ MOBIL
^^ HANDPHONE
^^ KASUR
^^ LAPTOP
^^ MOUSE
^^ PESAWAT
^^TELEVISI
^^ DSLR CAMERA
^^ KACAMATA
^^ AC (AIR CONDITIONER)
^^ SEPATU
^^ KORAN
^^ TAS GOLF
^^ KOMPOR
^^ KAMAR MANDI
^^ MP3 PLAYER
Dunia memang penuh misteri
Dunia memang penuh misteri yang tidak bisa dipecahkan begitu saja dengan akal sehat, namun beberapa kejadian aneh justru memperlihatkan kepada kita ada kekuasaan yang sama sekali tidak kita bisa sentuh, melainkan kuasa tersebutlah yang mengatur kita.
Berikut beberapa kejadian aneh dari beberapa belahan dunia:
1. Kembaran yang Aneh
Sebuah kesalahan komputer menyebabkan dua orang wanita Amerika sama-sama diberi nama Patricia dan diberikan nomor jaminan sosial yang sama. Ketika kedua wanita itu dipertemukan oleh petugas untuk mengklarifikasi kesalahan itu, mereka menemukan bahwa :
Kedua wanita tersebut sama-sama memiliki nama Patricia Ann Campbell Ayah mereka sama-sama bernama Robert Campbell
Tanggal lahir mereka sama-sama 13 Maret 1941 Mereka sama-sama menikah dengan pria militer pada tahun 1959 (selisih hanya 11 hari) Mereka sama-sama memiliki dua anak berumur 19 dan 21 tahun. Mereka sama-sama suka melukis dengan cat minyak
Mereka berdua sama-sama pernah belajar di bidang kosmetik Keduanya sama-sama pernah bekerja sebagai akuntan.
2. Hugh William yang beruntung
Pada 5 Desember 1660, sebuah kapal tenggelam di
Pada 10 Juli 1940, Sebuah kapal Inggris dihancurkan oleh Jerman – hanya dua orang yang selamat, seorang pria dan keponakannya. Keduanya sama-sama bernama Hugh William.
3. Hingga kematian memisahkan mereka
Pada tahun 1996, polisi
4. Dia ada dibelakangmu
Michael Dick telah menjelajah Inggris dengan keluarganya untuk melacak keberadaan anak perempuannya yang bernama Lisa – yang telah hilang kontak selama 10 tahun. Setelah pencarian selama bertahun-tahun tanpa hasil, dia mendatangi Harian Suffolk Free Press yang setuju untuk menolongnya dengan menayangkan berita itu di harian mereka.
Untungnya, anak perempuannya yang telah lama hilang melihat berita itu di koran, dan mereka berjumpa untuk pertama kalinya. Yang aneh adalah ternyata anak perempuannya persis berada di belakang mereka ketika wartawan mengambil foto Michael untuk ditayangkan di korannya.
5. Ijin untuk ujian
Seorang murid di sekolah tingkat atas di Argoed High School di Wales Utara sedang menjalani ujian akhir di kelasnya pada tahun 1990. Nama anak itu adalah James Bond – Nomor kertas ujiannya adalah 007.
6. Apa yang sedang berlangsung…..
Pada tahun 1965, pada usia 4 tahun, Roger Lausier sedang berenang di sebuah pantai di
Pada tahun 1974, di pantai yang sama, Roger sedang berselancar. Dia melihat seorang pria yang hampir tenggelam dan segera menolongnya. Luar biasa, pria yang ditolongnya adalah suami Alice Blaise.
7. Kukejar engkau hingga liang kubur
Pejabat militer Kavelari Inggris bernama Mayor Summerford sedang bertempur di
Enam tahun kemudian ia pindah ke
Empat tahun setelah kematiannya, batu nisannya hancur lebur – disambar oleh petir.
8. Lakukan apa yang kau khotbahkan
Seorang pengusaha bernama Danie de Toit sedang berpidato di depan pengunjung di Afrika Selatan. Topik dari pidatonya adalah – Hati-hati karena kematian dapat mendatangimu kapan saja.
Pada akhir pidatonya, dia memasukkan sebuah permen peppermint ke mulutnya. Ia tersedak hingga meninggal di tempat.
Sumber : sumbawanews.com
Di Balik Cermin
Ketika saya masih kecil, kami tinggal di
Pada suatu malam, ketika Grandpa (kakek) dan saya sedang jalan kaki bersama, saya menanyakan apa bedanya keadaan sekarang dengan dulu, ketika dia masih kecil di tahun 1964. Grandpa bercerita tentang jamban-jamban di luar rumah, bukan toilet mengkilap, kuda- kuda, bukan mobil, surat-surat, bukan telepon, dan lilin-lilin, bukan lampu-lampu listrik.
Sementara dia menceritakan semua hal-hal indah yang sama sekali tidak pernah terbayang di kepala saya, hati kecil saya mulai penasaran. Lalu saya tanyakan kepadanya,"Grandpa, apa hal paling susah yang pernah terjadi dalam hidupmu?"
Grandpa berhenti melangkah, memandang cakrawala, dan membisu beberapa saat. Lalu dia berlutut, menggenggam tangan saya, dan dengan air mata berlinang dia mengatakan: "Ketika ibumu dan adik-adiknya masih kecil-kecil, Grandma (nenek) sakit parah dan untuk bisa sembuh, dia harus di rawat di satu tempat yang namanya sanatorium, untuk waktu yang lama sekali.
Tidak ada orang yang bisa merawat ibu dan paman-pamanmu kalau aku sedang pergi kerja, jadi mereka kutitipkan di panti asuhan.
"Yang paling sulit dalam hidupku adalah, aku harus menaruh mereka di panti asuhan. Setiap minggu aku mengunjungi mereka, tetapi para biarawati itu tidak pernah mengijinkan aku mengobrol dengan mereka, atau memeluk mereka. Aku hanya bisa memperhatikan mereka bermain dari balik sebuah cermin satu arah. Aku selalu membawakan permen setiap minggu, berharap mereka tahu itu pemberianku. Aku hanya bisa menaruh kedua tanganku di atas cermin itu selama tiga puluh menit penuh, waktu yang mereka ijinkan untuk aku melihat anak- anakku, berharap mereka akan datang dan menyentuh tanganku. "
"Satu tahun penuh kulalui tanpa menyentuh anak-anakku. Aku sangat merindukan mereka. Tetapi aku juga tahu bahwa itulah tahun yang lebih sulit lagi bagi mereka. Aku tidak pernah bisa memaafkan diriku sendiri karena tidak bisa memaksa biarawati itu mengijinkan aku memeluk anak-anakku. Tetapi kata mereka, kalau diijinkan, itu malah akan lebih memperburuk keadaan, bukan memperbaikinya, dan mereka akan menjadi lebih sulit tinggal di panti asuhan itu. Jadi aku menurut saja."
Saya tidak pernah melihat Grandpa menangis. Dia memeluk saya erat-erat dan saya katakan kepadanya bahwa saya memiliki Grandpa terbaik di seluruh dunia dan saya sangat menyayanginya.
Setelah nenek saya meninggal dunia, kakek saya mengalami penurunan ingatan dan saya yakin itulah periode penuh tekanan baginya. Saya memohon kepada ibu saya untuk memperbolehkan Grandpa tinggal bersama kami, tetapi ibu saya menolaknya.
Saya terus merengek, "Ini
Dengan sedikit marah, ibu membentak, "Kenapa? Dia sendiri sama sekali tidak pernah perduli pada apa yang terjadi terhadap kami, anak-anaknya!"
Saya tahu apa yang ibu maksud. "Dia selalu memperhatikan dan menyayangi kalian," kata saya.
Ibu saya menjawab," Kau tidak mengerti apa yang kau bicarakan!"
"Hal tersulit baginya adalah harus menaruh ibu dan paman Eddie dan paman Kevin di panti asuhan."
"Siapa yang cerita begitu padamu?" tanyanya.
Ibu saya sama sekali tidak pernah membicarakan masa-masa itu kepada
kami.
"Mom, dia selalu datang ke tempat itu setiap minggu untuk mengunjungi anak-anaknya. Dia selalu memperhatikan kalian bermain dari belakang cermin satu arah itu. Dia selalu membawakan permen setiap kali dia datang. Dia tidak pernah absen setiap minggu. Dia benci tidak bisa memeluk kalian selama satu tahun itu!"
"Kau bohong! Dia tidak pernah datang. Tidak pernah ada yang datang menjenguk kami."
"Lalu bagaimana aku bisa tahu soal kunjungan itu kalau bukan dia yang cerita ? Bagaimana aku bisa tahu oleh-oleh yang dibawanya? Dia benar-benar datang. Dia selalu datang.
Grandpa selalu beranggapan anak-anaknya tahu dia berdiri dibalik cermin
satu arah itu, tetapi karena mereka tidak pernah merasakan kehangatan
dan kekuatan pelukannya, dia pikir mereka telah melupakan kunjungan-kunjungannya. Sementara, ibu saya dan adik- adiknya beranggapan dia tidak pernah datang mengunjungi mereka.
Setelah saya menceritakan kebenaran itu kepada ibu saya, hubungannya dengan Grandpa mulai berubah. Dia menyadari bahwa ayahnya selalu menyayanginya, dan akhirnya Grandpa tinggal bersama kami sampai akhir hidupnya.
Sumber : http://www.kaskus.us/showpost.php?p=125244576&postcount=263
The HISTORY of "OKAY" / "OK" (Whatever it is)
According to Wikipedia, 'ok' itu pemendekan/singkatan dari "Oll Korrect", di koran Boston taun 1839, terus diterjemahin ulang sebagai "Old Kinderhook" pas pemilihan Preseden Amerika Serikat di taun 1840, gara - gara ok sering dipake di mana-mana, bahkan seluruh dunia, jadi mengundang Pro Kontra asal usul kata "ok". Dari abad ke 19 kata ok udah menyebar ke seluruh dunia. The word "ok" itself pertama kali muncul di Inggris tau 1860, trus abad ke 20 jadi kata sehari-hari yang dipake orang seluruh dunia even for non English speaker
sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3276402